Pengambilan jenasah nenek di dalam sumur berjalan dramatis



        
Diduga depresi, seorang nenek di Kabupaten Blitar nekat menceburkan diri ke dalam sumur.proses evakuasi korban oleh petugas gabungan dibantu warga,dari dalam sumur berjalan dramatis isak-tangis langsung pecah,saat jasad korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur.

Proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas gabungan Basarnas,Polisi,TNI dan BPBD Kabupaten Blitar terhadap jasad Suminten warga desa Rejoso Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar  yang terjebur kedalam sumur pada Selasa (12/11/2019).

petugas Basarnas harus menggunakan masker dan tabung oksigen karena dalamnya sumur sehingga udara minim, jalannya evakuasi juga berjalan dramatis semua petugas gabungan yang dibantu oleh warga menarik tali untuk evakuasi jasad korban. sementara warga yang lain melantunkan doa untuk kelancaran proses evakuasi.

begitu jasad korban berhasil dievakuasi, tangis warga langsung pecah mereka tidak menyangka korban tewas dengan cara yang mengenaskan,selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum petugas.


Kapolsek Binangun Iptu Nanang Budianto mengatakan diduga korban depresi karena penyakit nya tidak kunjung sembuh,sehingga nekat mengakhiri hidupnya nyemplung ke sumur.


“Dugaan sementara kemungkinan korban mengalami depresi karena penyakit yang dideritanya”Ucap Nanang Budianto

sementara Komandan tim Basarnas Trenggalek Brian Gautama mengatakan, kendala yang dihadapi tim saat mengevakuasi korban adalah kedalaman sumur sehingga udara minim selain itu juga kurangnya cahaya di dalam sumur.

“kedalaman sumur cukup dalam,jadi cukup sulit dan menghambat untuk mengangkat jenasah ”tutur Brian Gautama

usai disemayamkan di rumah duka,rencananya korban akan segera dimakamkan di pemakaman umum setempat.





Belum ada Komentar untuk "Pengambilan jenasah nenek di dalam sumur berjalan dramatis"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel