Harga tomat berkisar Rp 500 rupiah per kilogram para petani mengalami gulung tikar



Akibat dari harga tomat yang sejak sepekan mengalami penurunan yang cukup drastis,sejumlah petani di Kabupaten Blitar merelakan hasil panenya dibiarkan membusuk di lahan pertanianya.pasalnya,harga tomat yang melonjak turun berkisar Rp 500 Rupiah per Kilogram membuat sebagian para petani mengalami kerugian yang cukup besar bahkan petani tersebut membiarkan tomatnya dijadikan rabuk tanaman sebagai pengganti harga pupuk yang saat ini menjulang tinggi di pasaran.


Komoditas petani tomat di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar Rabu (11/9/2019) mengalami kerugian cukup tinggi mencapai jutaan rupiah.hal ini dikarenakan harga tomat sangat tergolong murah yakni berkisar empat hingga lima ratus per Kilogram di pasaran.

Kerugian ini dialami oleh Nanang dan Slamet yang merupakan petani yang sejak puluhan tahun mengelola sawahnya sebagai salah satu mata pencaharian.menurutnya dengan harga yang sangat murah tidak menutup kemungkinan lahan yang seluas 14,062,500 m2 berdampak akan mengalami gulung tikar.

Sedangkan untuk keperluan biaya operasional juga tergolong tinggi kini para petani enggan memanen tomatnya dan lebih memilih memberikan sebagian hasilnya ke para tetangga.

“harga tomat sekarang sangat murah mas,tidak cukup untuk biaya perawatan seperti pestisida dan lain-lain belom lagi untuk tenaganya,harusnya pemerintah bisa mengatur kestabilan harganya biar para petani tidak rugi”ungkap Nanang salah satu petani tomat.

Turunya harga tomat ini diduga melimpahnya pasokan tomat di tingkat tengkulak yang membuat harga tomat menjadi tidak stabil dan mengalami penurunan yang cukup signifikan.Sementara dengan anjloknya harga tomat di pasaran saat ini para petani akan mengganti sayuran mereka dengan tanaman berupa cabai yang harganya lebih tinggi.

Sementara itu,turunya harga sejak sebulan terakhir ini tidak hanya dialami oleh sayuran bahkan harga unggas saat ini pun turun drastis hingga 50 %.sebelumnya harga entok yang sebelumnya mencapai Rp 130 ribu dipasaran kini harganya pun turun hingga Rp 65 ribu rupiah per ekor sedangkan harga pakan juga tidak kunjung turun hal ini mengakibatkatan para peternak unggas juga turut merugi.

Belum ada Komentar untuk "Harga tomat berkisar Rp 500 rupiah per kilogram para petani mengalami gulung tikar"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel